Skip to content

Wawasan Kebangsaan ​

Sumber: 48_modul-wawasan-kebangsaan-ppwk.pdf.

Definisi ​

  • Wawasan = hasil mewawas, tinjauan, pandangan, konsepsi cara pandang (KBBI 2002).
  • Kebangsaan = ciri-ciri golongan bangsa; perihal bangsa; kesadaran diri sebagai warga negara.
  • Wawasan Kebangsaan = konsepsi cara pandang yang dilandasi kesadaran diri sebagai warga negara akan diri & lingkungannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
  • Identik dengan Wawasan Nusantara: cara pandang bangsa Indonesia mencapai tujuan nasional, mencakup perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai kesatuan politik, sosial budaya, ekonomi, dan pertahanan keamanan.
  • Prof. Muladi (Gubernur Lemhannas 2005-2011): cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri & lingkungannya, mengutamakan kesatuan & persatuan wilayah. Kesatuan/integrasi nasional bersifat kultural & struktural: kesatuan ideologi, politik, sosial budaya, ekonomi, pertahanan keamanan.

Sejarah ​

  • Lahir saat perjuangan melawan penjajahan (Portugis, Belanda, Inggris, Jepang). Perjuangan lokal sering gagal karena belum ada persatuan; penjajah pakai politik adu domba (devide et impera).
  • Budi Utomo (20 Mei 1908) = tonggak awal perjuangan nasional → disusul gerakan di bidang politik, ekonomi, pendidikan, kesenian, pers, kewanitaan.
  • Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928): "Satu Nusa, Satu Bangsa, satu bahasa persatuan Bahasa Indonesia".
  • Berpuncak pada Proklamasi 17 Agustus 1945.

Nilai Dasar (6 dimensi) ​

  1. Penghargaan terhadap harkat & martabat manusia sebagai makhluk Tuhan.
  2. Tekad bersama berkehidupan kebangsaan yang bebas, merdeka, bersatu.
  3. Cinta akan tanah air dan bangsa.
  4. Demokrasi / kedaulatan rakyat.
  5. Kesetiakawanan sosial.
  6. Masyarakat adil-makmur.

Unsur Dasar (3) ​

  1. Wadah (Contour) → seluruh wilayah Indonesia yang serba nusantara, organisasi kenegaraan (supra & infra struktur politik).
  2. Isi (Content) → aspirasi bangsa, cita-cita & tujuan nasional.
  3. Tata laku (Conduct) → hasil interaksi wadah & isi:
    • Tata laku lahiriah: perbuatan, tindakan, perilaku.
    • Tata laku batiniah: jiwa, semangat, mentalitas baik.

Asas (6) ​

Kepentingan/tujuan yang sama, solidaritas, keadilan, kerjasama, kejujuran, kesetiaan terhadap kesepakatan.

Hakekat ​

Keutuhan nasional: cara pandang yang selalu utuh-menyeluruh dalam lingkup nusantara dan demi kepentingan nasional. Setiap warga & aparatur negara wajib berpikir, bersikap, bertindak utuh-menyeluruh demi kepentingan bangsa.

Kepentingan & Konsep Geopolitik/Geostrategi ​

  • Geopolitik Indonesia dituangkan dalam doktrin Wawasan Nusantara dan politik luar negeri bebas aktif.
  • Geostrategi Indonesia diwujudkan melalui Ketahanan Nasional (kesatuan ideologi, ekonomi, politik, sosial budaya, pertahanan keamanan).

Catatan belajar pribadi.