Skip to content

Pancasila ​

Sumber: CAT-TWK, Rangkuman-Materi-TWK-1, Modul CPNS, Wikipedia (verifikasi).

Pengertian & Asal Kata ​

  • Pancasila = dari bahasa Sanskerta: paΓ±ca (lima) + Ε›Δ«la (prinsip/asas) β†’ lima asas.
  • Dasar negara & falsafah negara Republik Indonesia; rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.
  • Dirumuskan dalam alinea ke-4 Pembukaan UUD 1945.

Bunyi Lima Sila ​

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Nama "Pancasila" diucapkan Soekarno dalam pidato 1 Juni 1945: "Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan, dan ketuhanan, lima bilangannya. Namanya bukan Panca Dharma, tetapi ... namanya ialah Pancasila."

Sejarah Perumusan (Lahirnya Pancasila) ​

BPUPKI ​

  • 1 Maret 1945: dibentuk BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan), ketua K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat; Radjiman bertanya ke sidang: apa dasar negara Indonesia yang akan dibentuk?
  • Resmi dibentuk 29 April 1945 (HUT Kaisar Hirohito); anggota 67 orang.

Sidang I BPUPKI (29 Mei – 1 Juni 1945) β€” usulan-usulan dasar negara ​

TokohTanggalUsulan
Muhammad Yamin29 Mei 1945"Lima Dasar": Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, Kesejahteraan Rakyat. (Hatta dalam memoar meragukan pidato ini.)
Soepomo31 Mei 1945Dasar negara: persatuan, kekeluargaan, keseimbangan lahir-batin, musyawarah, keadilan rakyat (integrasi nasional, anti-individualisme).
Soekarno1 Juni 1945"Panca Sila" pidato Lahirnya Pancasila: Kebangsaan/ Nasionalisme, Internasionalisme/Perikemanusiaan, Mufakat/Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, Ketuhanan yang berkebudayaan. β†’ 1 Juni = hari lahir Pancasila.

Panitia Sembilan ​

  • Dari sidang I, dibentuk panitia kecil β†’ dipilih 9 orang (Panitia Sembilan) untuk merumuskan kembali Pancasila.
  • Anggota: Soekarno (ketua), Moh. Hatta, Ahmad Soebardjo, Muhammad Yamin, A.A. Maramis (nasionalis); H. Agoes Salim, KH A. Wachid Hasyim, Abikusno Tjokrosuyoso, Abdoel Kahar Moezakkir (Islam).
  • 22 Juni 1945: rancangan disetujui β†’ Piagam Jakarta (Jakarta Charter). Sila pertama berbunyi: "Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya."

PPKI (18 Agustus 1945) β€” Perubahan Sila Pertama ​

  • Dalam sidang PPKI 18 Agustus 1945, sila pertama diubah menjadi "Ketuhanan Yang Maha Esa" β€” oleh Moh. Hatta atas usul A.A. Maramis, demi persatuan, agar kemerdekaan dirasakan pemeluk agama selain Islam.
  • Rumusan final dimuat di Pembukaan UUD 1945 alinea ke-4.

Lima Dokumen Rumusan Pancasila ​

  1. Rumusan Pertama: Piagam Jakarta β€” 22 Juni 1945.
  2. Rumusan Kedua: Pembukaan UUD 1945 β€” 18 Agustus 1945.
  3. Rumusan Ketiga: Mukadimah Konstitusi RIS β€” 27 Desember 1949.
  4. Rumusan Keempat: Mukadimah UUDS 1950 β€” 15 Agustus 1950.
  5. Rumusan Kelima: rumusan kedua dijiwai rumusan pertama (merujuk Dekrit Presiden 5 Juli 1959).

Hari Penting Pancasila ​

  • Hari Lahir Pancasila: 1 Juni β€” ditetapkan hari libur nasional via Keppres No. 24 Tahun 2016 (Joko Widodo), berlaku sejak 2017.
  • Hari Kesaktian Pancasila: 1 Oktober β€” mengenang G30S (30 September 1965) yang dituduhkan kepada PKI; ditetapkan pemerintah Orde Baru. 30 September = Hari Peringatan G30S.

Fungsi & Kedudukan Pancasila ​

  1. Jiwa bangsa β€” nilai-nilai kehidupan yang lahir bersama bangsa Indonesia.
  2. Kepribadian bangsa β€” ciri khas yang membedakan dari bangsa lain (sikap mental, tingkah laku).
  3. Pandangan hidup (way of life) β€” kristalisasi pengalaman sejarah bangsa.
  4. Dasar negara β€” mengatur tatanan & sistem ketatanegaraan.
  5. Sumber dari segala sumber hukum β€” dasar tertib hukum (TAP MPRS XX/MPRS/1966).
  6. Perjanjian luhur β€” disepakati para pendiri bangsa (founding fathers).
  7. Cita-cita & tujuan bangsa β€” pemersatu bangsa.

Pancasila sebagai Asas Organisasi ​

  • Pernah ditetapkan sebagai satu-satunya asas organisasi massa & partai politik (dasar TAP MPR II/MPR/1978), kemudian dicabut. Pancasila tetap dasar negara.

Lambang Negara (Garuda Pancasila) ​

SilaSimbolMakna
1. Ketuhanan Yang Maha EsaBintangcahaya ketuhanan
2. Kemanusiaan yang adil dan beradabRantaihubungan antar-manusia
3. Persatuan IndonesiaPohon Beringinnaungan/persatuan
4. Kerakyatan ... permusyawaratanKepala Bantengmusyawarah, kekuatan rakyat
5. Keadilan sosialPadi dan Kapaskemakmuran

Butir-butir Pengamalan ​

  • TAP MPR II/MPR/1978 tentang Pedoman Penghayatan & Pengamalan Pancasila (P4) β€” 45 butir, kemudian dicabut (TAP MPR XVIII/MPR/1998).
  • Dilanjutkan dengan TAP MPR I/MPR/2003 (butir-butir yang disempurnakan).
  • Sila pertama sejak 1945: "Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaan dan ketakwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa."

Fakta yang Sering Keluar di TWK ​

  • Hari lahir Pancasila: 1 Juni 1945 (pidato Soekarno); Hari Kesaktian: 1 Oktober.
  • Piagam Jakarta: 22 Juni 1945; perubahan sila pertama di sidang PPKI 18 Agustus 1945.
  • Pengusul dasar negara: Yamin (29 Mei), Soepomo (31 Mei), Soekarno (1 Juni).
  • Nama "Pancasila" pertama diucapkan Soekarno, 1 Juni 1945.
  • Perubahan "Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam" β†’ "Ketuhanan Yang Maha Esa": Moh. Hatta atas usul A.A. Maramis.
  • Pancasila = sumber dari segala sumber hukum (TAP MPRS XX/MPRS/1966).
  • Sila ke-4 = sila demokrasi/kerakyatan (musyawarah mufakat); sila ke-3 = persatuan (NKRI).

Catatan belajar pribadi.