Skip to content

Sejarah Indonesia & Kemerdekaan (TWK) ​

Sumber: CAT-TWK, Rangkuman-Materi-TWK-1, Modul CPNS, Wikipedia (verifikasi).

0. Era Sejarah Indonesia (Kerangka Umum) ​

EraPeriode
Prakolonial (kerajaan Hindu-Buddha & Islam)sebelum abad 16
Kolonial (VOC, Hindia Belanda)1602-1945
Pendudukan Jepang1942-1945
Awal Kemerdekaan / Revolusi Nasional1945-1949
Republik Indonesia Serikat (RIS)1949-1950
Demokrasi Liberal1950-1959
Demokrasi Terpimpin (Orde Lama)1959-1965
Transisi (1965-1966)G30S β†’ Supersemar
Orde Baru1966-1998
Reformasi1998-sekarang

0a. Timeline Linear ​

TanggalPeristiwa
1512Portugis tiba di Maluku (awal kolonialisme)
1602VOC berdiri
1799VOC bangkrut β†’ pemerintah Belanda
1825-1830Perang Diponegoro (Perang Jawa)
1908Budi Utomo berdiri (Kebangkitan Nasional)
28 Okt 1928Sumpah Pemuda
1942Jepang menduduki Indonesia
29 Apr 1945BPUPKI dibentuk
1 Jun 1945Hari lahir Pancasila (pidato Soekarno)
22 Jun 1945Piagam Jakarta
7 Agu 1945BPUPKI bubar, PPKI dibentuk
6-9 Agu 1945Bom atom Hiroshima & Nagasaki
14/15 Agu 1945Jepang menyerah ke Sekutu
16 Agu 1945Peristiwa Rengasdengklok
17 Agu 1945Proklamasi Kemerdekaan
18 Agu 1945PPKI sahkan UUD 1945, angkat Soekarno-Hatta
19 Agu 194512 kementerian & 8 provinsi
22 Agu 1945KNIP, PNI, BKR dibentuk
29 Agu 1945KNIP dibentuk (cikal bakal DPR)
10 Nov 1945Pertempuran Surabaya (Hari Pahlawan)
14 Nov 1945Sistem parlementer; Sjahrir PM pertama
15 Nov 1946Perjanjian Linggarjati
21 Jul 1947Agresi Militer I
17 Jan 1948Perjanjian Renville
19 Des 1948Agresi Militer II; PDRI dibentuk
1 Mar 1949Serangan Umum Yogyakarta
7 Mei 1949Perjanjian Roem-Royen
23 Agu-2 Nov 1949KMB
27 Des 1949Belanda serahkan kedaulatan ke RIS
17 Agu 1950Kembali ke negara kesatuan (UUDS 1950)
5 Jul 1959Dekrit Presiden β†’ kembali UUD 1945
30 Sep 1965G30S/PKI
11 Mar 1966Supersemar β†’ Soeharto
1966-1998Orde Baru
21 Mei 1998Soeharto lengser β†’ Habibie
1999-2002Amandemen UUD 1945 (4x)

1. Organisasi Pergerakan Nasional ​

OrganisasiPendiriCatatan
Budi Utomo (1908)Wahidin Soedirohoesodo (didirikan Sutomo dkk)Organisasi pergerakan modern pertama, 20 Mei 1908 (Hari Kebangkitan Nasional)
Serikat Dagang IslamHaji Samanhudi→ berkembang jadi Serikat Islam
Serikat IslamHOS Cokroaminoto
Indische PartijSuwardi Suryaningrat, Danudirja Setiabudi, Cipto Mangunkusumo
Perhimpunan IndonesiaMoh. Hatta
Partai Nasional Indonesia (PNI)Ir. Soekarno
ParindraSutomo

2. Sumpah Pemuda ​

  • Kongres Pemuda I: 30 April – 2 Mei 1926, ketua Moh. Tabrani, di Gedung Lux Orientis, Jakarta β€” usul semua perkumpulan pemuda bersatu.
  • Kongres Pemuda II: 27–28 Oktober 1928, ketua Soegondo Joyopuspito, di Gedung Katholieke Jongelingen Bond (hari 1) & Gedung Oost-Java (hari 2).
  • Hasil:
    • Trilogi Pemuda: Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa: Indonesia (Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928).
    • Ditetapkan Indonesia Raya ciptaan Wage Rudolf Supratman sebagai lagu kebangsaan.

3. Perumusan Pancasila & Dasar Negara ​

  • 1 Maret 1945: usulan dibentuk BPUPKI (oleh Jend. Kumakichi Harada).
  • 7 September 1944: PM Jepang Koiso menjanjikan kemerdekaan (setelah Kemenangan Asia Timur Raya).
  • BPUPKI = Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Dokuritsu Junbi Chōsakai), resmi dibentuk 29 April 1945 (HUT Kaisar Hirohito). Ketua: Radjiman Wedyodiningrat, wakil R. Pandji Soeroso & Ichibangase Yosio, anggota 67 orang.
  • Sidang I BPUPKI (29 Mei – 1 Juni 1945): bahas bentuk/filsafat/dasar negara.
    • 29 Mei 1945: Muhammad Yamin mengusulkan "Lima Dasar" (Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, Kesejahteraan Rakyat).
    • 1 Juni 1945: Soekarno pidato "Lahirnya Pancasila" (Panca Sila: Kebangsaan, Internasionalisme, Mufakat, Kesejahteraan, Ketuhanan) β†’ 1 Juni = hari lahir Pancasila.
  • Panitia Sembilan (masa reses): menggodok masukan. Ketua Soekarno, anggota: Moh. Hatta, Ahmad Soebardjo, Muhammad Yamin, A.A. Maramis (nasionalis); H. Agoes Salim, KH A. Wachid Hasyim, Abikusno Tjokrosuyoso, Abdoel Kahar Moezakkir (Islam).
    • 22 Juni 1945: lahir Piagam Jakarta (Jakarta Charter).
  • Sidang II BPUPKI (10-14 Juli 1945): bahas NKRI & UUD 1945. 11 Juli: Panitia Kecil (7 orang, ketua Prof. Mr. Dr. Soepomo) merancang UUD; 14 Juli: sidang pleno terima laporan panitia Perancang UUD.
  • BPUPKI bubar: 7 Agustus 1945.

4. PPKI & Menuju Proklamasi ​

  • PPKI = Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Dokuritsu Junbi Inkai), dibentuk 7 Agustus 1945, ketua Ir. Soekarno, anggota 21 orang, tugas melanjutkan hasil kerja BPUPKI.
  • 9 Agustus 1945: Soekarno, Hatta, Radjiman ke Vietnam (Dalat) menemui Jend. Terauchi β†’ janji kemerdekaan 24 Agustus 1945.
  • 6 Agustus 1945: bom atom Hiroshima (Little Boy); 9 Agustus 1945: bom atom Nagasaki (Fat Man).
  • 14/15 Agustus 1945: Jepang menyerah kepada Sekutu.
  • Rengasdengklok, 16 Agustus 1945 (pukul 03.00): penculikan Soekarno-Hatta oleh golongan muda untuk mempercepat proklamasi agar tak terpengaruh Jepang.

5. Proklamasi Kemerdekaan ​

  • 17 Agustus 1945: Proklamasi dibacakan Soekarno-Hatta atas nama rakyat Indonesia. Sumber hukum pembentukan NKRI.
  • Tempat: Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta (sekarang Tugu Proklamasi), pukul 10.00.
  • Bendera Merah Putih dijahit Fatmawati, dikibarkan Latief Hendraningrat (prajurit PETA) dibantu Soehoed.
  • Foto proklamasi diambil Frans & Alex Mendur (fotografer).

Detik-detik Proklamasi (detail Wikipedia) ​

  • 2 Sep 1945: Jepang resmi menyerah ke Sekutu di USS Missouri (setelah bom atom).
  • Para pemuda (Chaerul Saleh, Sukarni, Wikana, dan lain-lain setelah berdiskusi dgn Tan Malaka), bersama Shodanco Singgih (anggota PETA) dini hari 16 Agustus 1945 membawa Soekarno (beserta Fatmawati & Guntur) dan Hatta ke Rengasdengklok β€” tujuan: agar tak terpengaruh Jepang, mendesak proklamasi segera.
  • Ahmad Soebardjo meyakinkan golongan muda; Yusuf Kunto diutus menjemput Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta.
  • Teks Proklamasi dirumuskan di rumah Laksamana Tadashi Maeda (kini Jl. Imam Bonjol No. 1, museum perumusan teks proklamasi). Penyusun: Soekarno, Hatta, Soebardjo; konsep ditulis Soekarno. Hadir: B.M. Diah, Sayuti Melik, Soekarni, Soediro.
  • Naskah Klad (tulisan tangan Soekarno) vs Otentik (ketikan Sayuti Melik, ditandatangani Soekarno-Hatta, tanggal "17-8-05" = tahun 2605 era Jepang).
  • Naskah Klad diselamatkan B.M. Diah dari tempat sampah, disimpan 46 tahun, diserahkan ke Soeharto 29 Mei 1992.
  • Penyebaran: radio (Waidan Palenewen, F. Wuz, pemancar Menteng 31/DJK 1), koran (Suara Asia Surabaya pertama), plakat "Respect Our Constitution, August 17".
  • Soekarno-Hatta dilantik PPKI 18 Agustus 1945 sebagai Presiden & Wapres (diusulkan Otto Iskandardinata); 8 provinsi awal: Sumatra, Kalimantan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi, Maluku (termasuk Papua), Nusa Tenggara.
  • Pengakuan: Belanda akui de facto 17 Agustus 1945 sejak 2005; PBB & Belanda resmi (de jure) akui 27 Desember 1949; 1950 Indonesia jadi anggota PBB (ke-60).

6. Sidang PPKI (Hasil) ​

  • Sidang 1 (18 Agustus 1945): penetapan UUD 1945 (termasuk Pancasila), penetapan Presiden-Wakil Presiden, penetapan Komite Nasional.
    • Rumusan Pancasila final (Pembukaan UUD 1945) β€” sila pertama jadi "Ketuhanan Yang Maha Esa" (perubahan oleh Moh. Hatta atas usul A.A. Maramis, agar kemerdekaan dirasakan pemeluk agama selain Islam).
  • Sidang 2 (19 Agustus 1945): penetapan 12 kementerian, 8 provinsi.
  • Sidang 3 (22 Agustus 1945): pembentukan KNIP, Partai Nasional Indonesia, Badan Keamanan Rakyat (BKR).
  • KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat) dibentuk Presiden 29 Agustus 1945 β†’ cikal bakal/awal DPR RI; ketua pertama Mr. Kasman Singodimedjo.

7. Perang & Perjuangan Kemerdekaan (1945-1949) ​

Pertempuran ​

  1. Peristiwa 10 November (Surabaya β€” Hari Pahlawan)
  2. Palagan Ambarawa
  3. Gerilya Jenderal Soedirman (Jawa Tengah-Timur)
  4. Bandung Lautan Api
  5. Pertempuran Medan Area
  6. Pertempuran Margarana
  7. Serangan Umum 1 Maret 1949 (Yogyakarta)
  8. Pertempuran Lima Hari Lima Malam (Palembang)
  9. Pertempuran Lima Hari (Semarang)
  10. Ibukota pindah ke Yogyakarta (4 Januari 1946)

Perubahan ke Sistem Parlementer ​

  • 14 November 1945: sistem presidensial β†’ parlementer; Sutan Sjahrir jadi Perdana Menteri pertama (van Mook menolak berunding dgn Soekarno).
  • Penculikan Sjahrir (Juni 1946) β€” Soekarno sementara ambil alih kekuasaan.

Perundingan & Konferensi ​

  • Perjanjian Linggarjati (15 Nov 1946 diparaf, 25 Maret 1947 ditandatangani): Belanda akui RI de facto (Sumatra, Jawa, Madura); akan dibentuk RIS dan Uni Indonesia-Belanda.
  • Agresi Militer I (21 Juli 1947); Amir Syarifudin menggantikan Sjahrir sebagai PM.
  • Perjanjian Renville (17 Jan 1948, di atas kapal USS Renville): wilayah RI menyempit; Hatta jadi PM (23 Jan 1948 kabinet Amir jatuh).
  • Agresi Militer II (19 Desember 1948): serangan ke Yogyakarta, Soekarno-Hatta ditangkap β†’ PDRI di Sumatra dipimpin Sjafruddin Prawiranegara.
  • Serangan Umum 1 Maret 1949 (Yogyakarta) β€” instruksi Panglima Besar Sudirman; Soeharto (komandan brigade X/Wehrkreis III) ikut pelaksanaan lapangan; buktikan TNI masih kuat.
  • Perjanjian Roem-Royen (7 Mei 1949).
  • Serangan Umum Surakarta (7-10 Agustus 1949) oleh tentara pelajar.
  • Konferensi Meja Bundar / KMB (Den Haag, 23 Agustus – 2 November 1949): Belanda akui kedaulatan RIS; Irian Barat diselesaikan setahun kemudian.
  • Penyerahan kedaulatan / Konferensi Meja Bundar: 27 Desember 1949 (Indonesia diakui merdeka; penyerahan ditandatangani di Istana Dam, Amsterdam).

8. Orde Lama (1945-1966) ​

  • Periode UUD 1945 (1945-49), Konstitusi RIS (27 Des 1949 – 17 Ags 1950), UUDS 1950 (17 Ags 1950 – 5 Juli 1959), kembali ke UUD 1945 (5 Juli 1959).
  • Demokrasi Liberal (1950-1959): UUDS 1950, kabinet parlementer, banyak partai; Pemilu 1955 (pemilu pertama RI, aman & demokratis).
  • Dekrit Presiden 5 Juli 1959: bubarkan Konstituante, kembali ke UUD 1945 β†’ Demokrasi Terpimpin (1959-1965).
  • Ciri Demokrasi Terpimpin: kekuasaan terpusat di Soekarno, politik mercusuar, Trikora, konfrontasi Malaysia.
  • Penyimpangan: Presiden angkat Ketua/Wakil MPR/DPR/MA & Wakil Ketua DPA jadi menteri; MPRS tetapkan Soekarno presiden seumur hidup; G30S/PKI (Gerakan 30 September 1965, 1 Okt) pemberontakan PKI.
  • Tritura (Tri Tuntutan Rakyat, 1966): bubarkan PKI, bersihkan kabinet dari unsur PKI, turunkan harga β†’ menuntut pertanggungjawaban G30S.
  • Berakhir: Supersemar (Surat Perintah 11 Maret 1966) β€” Soekarno perintahkan Soeharto (Pangkostrad) amankan negara β†’ basis kewenangan Orde Baru.

9. Orde Baru (1966-1998) ​

  • Lahir dari Supersemar (Surat Perintah 11 Maret 1966) β†’ Soeharto. TAP MPRS XX/MPRS/1966 menempatkan Supersemar sebagai sumber tertib hukum (no. 4: Proklamasi, UUD, Dekrit, Supersemar).
  • Berkuasa 32 tahun (1966-1998); pembangunan ekonomi (Repelita), swasembada pangan, stabilitas nasional, dwifungsi ABRI.
  • Menjalankan UUD 1945 & Pancasila "secara murni dan konsekuen"; UUD 1945 disakralkan:
    • TAP MPR I/MPR/1983: MPR berketetapan mempertahankan UUD 1945, tak akan mengubah.
    • TAP MPR IV/MPR/1983 + UU 5/1985: referendum untuk mengubah UUD.
  • Akhir Orde Baru: krisis moneter 1997-98, tragedi Trisakti, gerakan mahasiswa 1998, kerusuhan Mei 1998 β†’ Soeharto lengser.
  • 21 Mei 1998: Soeharto lengser β†’ B.J. Habibie; Timor Timur lepas.
  • Kelemahan: kekuasaan tertinggi di tangan MPR (bukan rakyat), kekuasaan Presiden sangat besar, pasal luwes/multitafsir.

10. Reformasi (1998-sekarang) ​

  • Tuntutan Reformasi 1998: amandemen UUD 1945.
  • Amandemen 4x: 1999 (Sidang Umum MPR, 14-21 Okt), 2000 (Sidang Tahunan, 7-18 Ags), 2001 (Sidang Tahunan, 1-9 Nov), 2002 (Sidang Tahunan, 1-11 Ags).
  • Hasil: MPR bukan lagi lembaga tertinggi; DPA dihapus; lahir KY, MK, DPD, KPU, Bank Sentral; Presiden dipilih langsung rakyat; sistem presidensial dipertegas; Pembukaan UUD tak diubah; NKRI dipertahankan.

11. Tokoh Kunci ​

TokohPeran
Ir. SoekarnoKetua PPKI; proklamator; pemrakarsa Pancasila (1 Juni 1945); Presiden RI pertama
Drs. Moh. HattaWakil Presiden pertama; PM (1948); proklamator; pengubah sila pertama Piagam Jakarta
Muhammad YaminUsul "Lima Dasar" 29 Mei 1945; Panitia Sembilan
Radjiman WedyodiningratKetua BPUPKI
Prof. Mr. Dr. SoepomoKetua Panitia Kecil perancang UUD
Ahmad SoebardjoPanitia Sembilan; tokoh kemerdekaan
A.A. MaramisUsul sila pertama "Ketuhanan Yang Maha Esa"
HOS CokroaminotoPendiri Serikat Islam
Sutan SjahrirPM pertama (sistem parlementer); diplomasi
Amir SyarifudinPM (setelah Sjahrir)
Sjafruddin PrawiranegaraKepala PDRI
Jend. SoedirmanPanglima Besar TNI; gerilya; Serangan Umum 1 Maret
SoehartoKomandan pelaksana Serangan Umum 1 Maret; Presiden Orde Baru
B.J. HabibiePresiden transisi (1998-99)
W.R. SupratmanPencipta lagu Indonesia Raya
Soegondo JoyopuspitoKetua Kongres Pemuda II
Wahidin SoedirohoesodoPenggagas Budi Utomo
Soekarno-HattaProklamator (teks proklamasi diketik Sayuti Melik)
Sayuti MelikMengetik naskah Proklamasi (Otentik)
B.M. DiahMenyimpan/menyelamatkan naskah Proklamasi Klad; penyebar berita proklamasi
FatmawatiMenjahit bendera Merah Putih
Latief HendraningratPengibar bendera (prajurit PETA)
Chaerul Saleh, Sukarni, WikanaGolongan muda, penggerak Rengasdengklok
Tan MalakaIdeolog/pejuang, berpengaruh pada golongan muda
Shodanco SinggihAnggota PETA, ikut membawa Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok
Laksamana Tadashi MaedaPemilik rumah tempat perumusan teks proklamasi (tokoh Jepang pro-Indonesia)
Frans & Alex MendurFotografer peristiwa proklamasi
Otto IskandardinataMengusulkan Soekarno-Hatta sebagai Presiden-Wapres (sidang PPKI 18 Ags 1945)
Jend. Soeharto (Pangkostrad)Penerima Supersemar 1966, Presiden Orde Baru
Dr. H.C. Ir. SoekarnoPresiden ke-1 (1945-1967)
SoehartoPresiden ke-2 (1967-1998)
B.J. HabibiePresiden ke-3 (1998-1999)
Abdurrahman Wahid (Gus Dur)Presiden ke-4 (1999-2001)
Megawati SoekarnoputriPresiden ke-5 (2001-2004)
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)Presiden ke-6 (2004-2014)
Joko WidodoPresiden ke-7 (2014-2024)
Prabowo SubiantoPresiden ke-8 (2024-sekarang)

12. Lembaga dalam Proses Kemerdekaan ​

  • BPUPKI (Dokuritsu Junbi Chōsakai) β€” menyelidiki persiapan kemerdekaan, menyusun rancangan UUD.
  • Panitia Sembilan β€” merumuskan Piagam Jakarta (22 Juni 1945).
  • Panitia Kecil (7 orang, ketua Soepomo) β€” merancang isi UUD.
  • PPKI (Dokuritsu Junbi Inkai) β€” melanjutkan kerja BPUPKI; mengesahkan UUD 1945, Presiden/Wapres, kementerian, provinsi, KNIP.
  • KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat) β€” cikal bakal DPR; membantu Presiden (Aturan Peralihan).
  • PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) β€” saat ibukota jatuh ke tangan Belanda (Agresi II).
  • Konstituante β€” badan pembuat UUD (gagal, dibubarkan Dekrit 1959).
  • MPRS/DPRS β€” lembaga tinggi era Orde Lama.
  • KMB β€” forum pengakuan kedaulatan.

13. Fakta yang Sering Keluar di TWK ​

  • Hari lahir Pancasila: 1 Juni 1945; Piagam Jakarta: 22 Juni 1945; Proklamasi: 17 Agustus 1945; UUD disahkan PPKI: 18 Agustus 1945; Dekrit Presiden: 5 Juli 1959; Supersemar: 11 Maret 1966.
  • BPUPKI dibentuk 29 April 1945 (HUT Kaisar Hirohito), bubar 7 Agustus 1945; ketua Radjiman Wedyodiningrat.
  • PPKI dibentuk 7 Agustus 1945, ketua Ir. Soekarno, anggota 21 orang.
  • Sumpah Pemuda: 28 Oktober 1928; Kongres Pemuda I: 30 April-2 Mei 1926; Kongres Pemuda II: 27-28 Oktober 1928.
  • Proklamasi klad = tulisan tangan Soekarno (gubahan Hatta & Soebardjo); otentik = ketikan Sayuti Melik.
  • Teks dirumuskan di rumah Laksamana Tadashi Maeda; dibacakan di Jalan Pegangsaan Timur 56; bendera dijahit Fatmawati; pengibar Latief Hendraningrat.
  • Orde Lama = 1945-1966 (Soekarno); Orde Baru = 1966-1998 (Soeharto); Reformasi = 1998-sekarang.
  • Demokrasi Terpimpin = 1959-1965 (Dekrit 5 Juli 1959); sebelum itu Demokrasi Liberal 1950-1959 (UUDS 1950).
  • G30S/PKI: 30 September - 1 Oktober 1965; Tritura 1966; Supersemar 11 Maret 1966.
  • Penyerahan kedaulatan Belanda ke RIS: 27 Desember 1949 (KMB).
  • Amandemen UUD 1945: 4x (1999, 2000, 2001, 2002).
  • Lembaga negara baru hasil amandemen: KY, MK, DPD, KPU, Bank Sentral; DPA dihapus.

Catatan belajar pribadi.